Jakarta – Ide affirmative action atau zipper system bertujuan untuk menyelamatkan peran politik perempuan di Senayan. Banyak aktivis perempuan berjuang agar ide ini terwujud. Namun beda dengan Yasmin Muntaz, caleg DPR RI PAN dapil Kota dan Kabupaten Tangerang nomor urut 4. Dia memilih melawan arus.Yasmin mengaku sama sekali bukan tidak senang jika jumlah perempuan di DPR bertambah (dari sekitar 11% sekarang, menjadi 30%). “Tapi, menurut saya di atas ribut-ribut soal keterwakilan perempuan sebesar 30% di DPR, sebenarnya, yang penting,anggota DPR itu haruslah orang-orang yang berkualitas,baik laki-laki maupun perempuan,” kata Yasmin, Minggu (1/2/2009).
“Buat apa 30%, kalau tidak berkualitas? Alias hanya mengejar kuantitassemata, bukan kualitas,” imbuh mantan presenter Anteve dan TransTV ini. Read the rest of this entry »




Komentar